KARAWANG | DETIKKARAWANG.COM | Kehadiran layanan transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) dinilai berpotensi mendorong mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang kerja baru di Kabupaten Karawang. Inovasi transportasi digital yang lahir dari daerah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal, terutama di wilayah yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.
Ketua Umum Asosiasi Praktisi Human Resource Republik Indonesia (ASPHRI), Dr. Yosminaldi, SH.MM menilai kehadiran GOKAR menjadi langkah positif dalam mendukung kebutuhan transportasi masyarakat sekaligus menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Menurut Tokoh HRD Nasional tersebut, sebagai daerah industri dengan tingkat mobilitas yang tinggi, Karawang membutuhkan dukungan layanan transportasi yang mudah diakses, aman, dan terjangkau.
“Karawang dikenal sebagai kota industri dengan mobilitas pekerja yang sangat tinggi. Kehadiran GOKAR berpotensi membantu kebutuhan transportasi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja baru bagi warga lokal, khususnya sebagai mitra pengemudi dalam ekosistem transportasi digital,” ujar Yosminaldi yang juga Dosen Uni Pertiwi dan Polteknaker RI itu kepada Pers Selasa (3/3/2026).
Ia juga mengingatkan agar pengembangan layanan transportasi digital tetap memperhatikan kesejahteraan para mitra pengemudi agar tercipta hubungan kerja yang seimbang.
“GOKAR juga perlu memberi perhatian serius terhadap kesejahteraan para driver. Sistem kemitraan yang adil dan perlindungan yang baik akan menciptakan keseimbangan antara perusahaan, pengemudi, dan pengguna layanan,” tegas mantan Praktisi senior HRD tersebut.
Selain itu, Yosminaldi yang juga berprofesi sebagai Advokat tersebut turut menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh generasi muda daerah, termasuk peran Founder GOKAR Syuhada Wisastra yang juga merupakan bagian dari Pengurus DPP ASPHRI.
“Kami di ASPHRI tentu memberikan apresiasi dan merasa bangga karena salah satu pengurus kami, Syuhada Wisastra, mampu menghadirkan inovasi transportasi digital yang lahir dari daerah. Ini menjadi contoh bahwa praktisi human resource juga mampu mendorong lahirnya inovasi dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Master Trainer PPM bidang MSDM dan Hubungan Industrial tersebut.
Lebih lanjut, Yosminaldi menilai lahirnya platform transportasi digital dari putra daerah menjadi bukti bahwa sumber daya manusia lokal mampu berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.
Sementara itu, Founder GOKAR Syuhada Wisastra mengatakan GOKAR hadir sebagai layanan transportasi online lokal yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Karawang.
“GOKAR ingin memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bersahabat sekaligus membuka peluang penghasilan bagi masyarakat lokal melalui kemitraan driver,” ujar Syuhada.
Selain layanan transportasi motor dan mobil, GOKAR juga menyiapkan pengembangan layanan lain seperti pengantaran makanan serta pengiriman barang untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Karawang.
Saat ini, GOKAR menargetkan mampu menjangkau puluhan ribu pengguna dalam waktu dekat. Pengembangan layanan difokuskan pada wilayah perkotaan serta kawasan industri di Karawang yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi.
Melalui strategi promosi digital, kolaborasi dengan komunitas, serta program kemitraan dengan pengemudi lokal, GOKAR optimistis dapat berkembang sebagai layanan transportasi digital yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal di Kabupaten Karawang.
Masyarakat dapat mengunduh aplikasi GOKAR melalui Google Play Store untuk menikmati berbagai layanan yang tersedia. Dengan slogan “Dekat, Bersahabat, dan Aman”, GOKAR berkomitmen menjadi solusi transportasi digital yang lahir dari daerah untuk masyarakat Karawang.


