Rabu, Februari 4, 2026
spot_img
BerandaBeritaKomitmen Layanan Kesehatan Berbuah Prestasi, Karawang Sabet UHC Award 2026

Komitmen Layanan Kesehatan Berbuah Prestasi, Karawang Sabet UHC Award 2026

spot_img

KARAWANG | DETIKKARAWANG.COM | Komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memperkuat layanan kesehatan kembali membuahkan hasil. Pada Selasa (27/1) di Jakarta, Pemkab Karawang berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 Kategori Madya yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Karawang dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

UHC Award diberikan kepada pemerintah daerah yang mampu mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta sedikitnya 80 persen.

Berita Lainnya  Rapat Akhir Kepengurusan IASKA Tetapkan KPU dan Jadwal Reuni Akbar 2026

Direktur Utama BPJS Kesehatan RI, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan perlindungan kesehatan secara menyeluruh.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah dan pimpinan daerah yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam mewujudkan Universal Health Coverage melalui Program JKN,” ujarnya.

Ia menyebutkan, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 31 gubernur serta 397 bupati dan wali kota dalam kategori utama, madya, dan pratama atas capaian implementasi UHC di wilayah masing-masing.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh kepala daerah penerima penghargaan. Semoga capaian ini menjadi teladan sekaligus motivasi bagi daerah lain untuk terus memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Gelar Rapat Daring Penanganan Banjir, Ini Arahan Wabup

Ali Ghufron juga menjelaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan bagian penting dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi seluruh penduduk.

“Salah satu indikator SDGs adalah perlindungan terhadap risiko finansial serta akses terhadap pelayanan kesehatan esensial yang berkualitas. UHC memastikan masyarakat tidak jatuh miskin akibat biaya kesehatan,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberhasilan Program JKN tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah. Saat ini, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan sistem jaminan kesehatan nasional terbesar di dunia.

Berita Lainnya  Modus Kontrak Rumah, Praktik Penyalahgunaan LPG Subsidi Terungkap di Karawang

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menekankan bahwa jaminan kesehatan merupakan instrumen penting dalam perlindungan sosial masyarakat.

“Masyarakat tanpa jaminan kesehatan sangat rentan terjebak dalam kemiskinan ketika menghadapi risiko sakit,” tuturnya.

Berita Lainnya

NASIONAL

Berita Terbaru

DAERAH

- Space Iklan -spot_img

Pemerintahan

Peristiwa

Indeks