GoKar
Jumat, Juni 19, 2026
spot_img
BerandaBeritaHamas Jelaskan Genjatan Senjata Saat Ini Tergantung Pihak Israel

Hamas Jelaskan Genjatan Senjata Saat Ini Tergantung Pihak Israel

spot_img

INTERNASIONAL | Deraphukum.click | Hamas pada Jumat (10/5/2024) pagi mengatakan, kesepakatan gencatan senjata di Gaza kini tergantung kepada Israel. Hamas menyebut, delegasinya yang menghadiri perundingan gencatan senjata Gaza di Kairo, Mesir, telah meninggalkan kota itu untuk menuju Qatar.

“Delegasi negosiasi meninggalkan Kairo menuju Doha. Dalam praktiknya, penjajah (Israel) menolak proposal yang diajukan oleh para mediator dan mengajukan keberatan atas beberapa isu utama,” kata Hamas dalam sebuah pesan kepada faksi-faksi Palestina lainnya, sebagaimana dikutip dari AFP.

Hamas menyatakan mereka tetap pada usulan gencatan senjata yang diusulkan Mesir-Qatar tersebut.

Berita Lainnya  Polres Karawang Bongkar Aksi Curanmor Keliling Perumahan, 9 Motor Berhasil Diselamatkan

“Dengan demikian, bola sekarang sepenuhnya berada di tangan penjajah (Israel),” jelas dia. Media Mesir yang terkait dengan pemerintah, Al-Qahera News, pada Kamis (09/05/2024) melaporkan, perwakilan dari kedua kubu meninggalkan Kairo setelah dua hari perundingan yang bertujuan untuk menyelesaikan kesepakatan gencatan senjata dalam perang tujuh bulan di Jalur Gaza.

Mengutip keterangan dari pejabat tinggi Mesir, Al-Qahera News menyebut, upaya-upaya yang dilakukan oleh Mesir dan mediator lainnya, yaitu Qatar dan Amerika Serikat, terus mendekatkan sudut pandang kedua belah pihak. Hamas seperti diketahui pada awal pekan ini menyatakan menerima proposal gencatan senjata yang diajukan oleh para mediator.

Berita Lainnya  Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar 8-21 Juni, Satlantas Polres Karawang Fokus Tindak Enam Pelanggaran Prioritas

Kesepakatan tersebut, kata kelompok itu, melibatkan penarikan pasukan Israel dari Gaza, kembalinya warga Palestina yang mengungsi akibat perang, dan pertukaran sandera yang ditahan oleh para militan dengan tahanan Palestina yang ditahan di Israel, dengan tujuan “gencatan senjata permanen”.

Namun, Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada saat itu menyebut usulan tersebut “jauh dari tuntutan esensial Israel”. Meski demikian, kata dia, Pemerintah Israel akan tetap mengirim negosiator ke Kairo. Israel telah lama menolak gagasan gencatan senjata permanen, dan bersikeras bahwa mereka harus menyelesaikan tugas untuk melenyapkan Hamas. (Ronaldo.B.K)

Berita Lainnya  Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar 8-21 Juni, Satlantas Polres Karawang Fokus Tindak Enam Pelanggaran Prioritas

 

Berita Lainnya

NASIONAL

Cekcok Soal Hubungan: Pria di Karawang Diduga Bunuh Kekasihnya

Karawang | detikkarawang.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan yang jasadnya ditemukan di kawasan industri Karawang. Pelaku...

Berita Terbaru

DAERAH

- Space Iklan -spot_img

Pemerintahan

Peristiwa

Indeks